sedikit keJUJURAN akan banyak membatu (meski menyakitkan)

7 03 2012

segelas kopi panas itupun tumpah memenuhi meja tua…!
 yeah tersebar di meja tua itu sampai ke ampas hitamnya…!
meski saya telah sedikit merasakkan seruputan kopi itu, namun berat rasanya untuk jujur bahwa kopi yang tumpah itu tidak pas racikannya… lebih banyak rasa pahitnya… berasa asamnya menyelinap diantara lambung yang memang kyrang baik, 
apapun itu semua sudah berserakan… biarlah… 
saya tutup mata ini, saya matikan indera perasa ini, saya tutup telinga ini, saya bodohi pikiran ini, saya tak pedulikan ingin ini, saya letakkan ego pada titik terendah..!
biarlah sampai suatu saat nanti akhir dari semua ini akan menjadi nyata, dan kenyataan apapun itu akan saya hadapi…! akan saya hadapi…!





kopi negeri pesundan

2 03 2012

gelitik resah menyapu amarah menggeliat menjamah logika
tetselip dalam dialog para pencipta mahakarya
terpadu dengan aroma wangi kopi negeri pesundan
menyatu dengan alam memgalir melalui kepulan asap tembakau racikan kolonial
nyatanya….
 terhimpit diatara keyakinan ini sebuah tanda seru yang tercipta dari emas dan berlian menggrogoti tiang2 yang lelah diberdirilan oleh waktu…!
datang dari wacana para moyang, angka-angka yg menjadi acuan dalam kehidupan ini memang tak layak di abaikan, tapi angka bukanlah satu-satunya yg diperjuanglan. acap kali roh yg bersemayam dalam raga-raga yg besar seakan tak perduli dengan riwayat angka nol yang tertera diatas daun lontar, seakan tak berarti riwayat ungkapan kosong yg terpahat dalam prasasti. bukankah semua yg tercipta itu dari sesuatu yang belum pernah ada! 

anyer 3312





kampung/an

1 03 2012

here we go… crymaker is back
saya sedikit menelaah beberapa kebiasaan saat satu hubungan yang dua orang orang dengan dua jenis kelamin jalani dan mulai di jamah oleh pihak ketiga atau lebih…
1. handphone/bb
– bakal susah tau dengan siapa pasangan kita berhubungan, cenderung menyembunyikan hamdphone/bb, berusaha mengalihkan pembicaraan saat mulai berbicara masalah HP/BB
2. alasan
– seseorang akan mendadak menjadi pintar memberikan banyak alasan2 rasional bahkan irasional saat dia mulai merasa rahasia2 yang ia sembunyikan mulai terusik, ini adalah salah satu sifat bawaan mahluk hidup yang wajar,
3. memutar balikkan fakta
– sesorang yang merasa terdesak akan mencari celah agar bahasan yg sedang dibahas berubah, ini sering digunakan para politisi- mengubah cara pandang dengan cara memberikan isu atau wacana baru menggiring siapa saja yang memerhatikan menuju sebuah permasalahan yang membutuhkansebuah penjelasan, ini cukup menarik karena cara seperti ini sering kita temui tanpa kita sadari
mendadak manis di depan kita…
 dan masih banyak lagi kebiasaan yg lain

hell jah… satu hal yang harus lo lakuin kalo ketemu ama mahluk yg beginian…. PURA-PURA BODOH dan biarkan dia sadar… karena TUHAN tidak akan membiarkan umatnya di zalimi…!  





saya lihat,saya rasakan,saya pahami, saya benci tapi tetap saya abaikan

29 02 2012

titik merah mulqi mewarnai garis yang terbentuk dari titik hitam..
menyilaukan! mata…
memeras nalar memaksa untuk memahami…
dalam hayal ini seharusnya tetap hitam sampai garis2 itu menjadi gambar…
dan dalam kanvas satu ini saya benci adanya titik merah..
bukan memperindah..
dia menyilaukan seakan menyembunyikan kebusukan dibalik cahayanya yang menarik..
tidak dengan akal sehat saya luruskan pemahaman…
membiarkan dan mengabaikan apa yang saya lihat…
imaginasi, hasrat, doa, tenaga dan asa ini saya tumpukan pada garis hitam yang suatu saat akan menjadi srbuah gamabar





26 02 2012

never been this sure before..! end of this year.. i hope so.. we will see… 🙂





BAD LIAR ( Cara mengenali sang pembohong )

7 12 2011

Apakah Anda tahu seseorang sedang berbohong hanya dengan melihat gerakan tubuhnya? Berikut ciri – ciri umum pembohong yang perlu anda ketahui.

– Pembohong cenderung menggerakkan kaki dan tangan secara canggung dan berlebihan; ini karena secara tidak sadar ia berusaha menyamarkan kata-katanya dan mengalihkan perhatian pendengarnya dengan gerakan-gerakan itu. Gerakan ini bisa terbaca, misalnya, dari tangan yang menyentuh arloji, gelang atau pergelangan tangan tanpa tujuan yang jelas
– Orang yang sedang berbohong tak akan mampu menatap mata lawan bicaranya dengan durasi normal. Ia cuma bisa menatap sekilas atau menatap lawan bicara lebih lama dari normalnya, kalau ia kebetulan tahu bahwa pembohong tak bisa menatap lawan bicara dengan tatapan normal. Pembohong juga berkedip lebih banyak daripada mereka yang tidak sedang berbohong. Mata pembohong juga tidak bisa fokus; mata itu bergerak ke sana kemari karena menghindar dipandang balik oleh lawan bicaranya.
– Pembohong banyak menyentuh wajah , mulut dan hidung. Ini yang sulit dikendalikan oleh pembohong bahkan ketika mereka sadar mereka sedang berbohong. Ini merupakan respons refleks psikologis atas ketidakjujuran mereka, yang merupakan cara simbolis untuk mencegahnya berbohong. Perilaku ini lebih sering terlihat pada mereka yang merasa tak nyaman kalau harus berbohong.
– Pembohong melihat ke arah bawah sewaktu berbohong, seolah mereka sedang berpikir apa yang harus diucapkan berikutnya; bedakan dengan orang yang bisa memandang tegak karena mereka tidak perlu mengarang-ngarang cerita. Pembohong melihat ke bawah karena di situ ada ’kanvas kosong’ untuk menjalin cerita yang bisa meyakinkan pendengarnya.

-Pembohong sebenarnya sulit menjaga konsistensi detail cerita atau kata-katanya. Orang yang sengaja berbohong harus bekerja keras mengingat semua cerita jaga-jaga kalau diperlukan di lain waktu. Non-pembohong tidak sulit mengulang cerita dengan detail yang konsisten; non pembohong memiliki gambaran mental untuk disampaikan kembali, sedangkan pembohong tidak terbekali dengan gambaran mental ini dan ia bakal kedodoran dengan detail-detal yang diingat pendengarnya, sementara ia sendiri tidak akan ingat.
-Orang yang berbohong cenderung defensif atau menggerakkan tubuh secara defensif ketika dicecar soal bohongnya, bahkan ketika mereka tidak sedang dituduh berbohong. Ketika pendengar bertanya lagi tentang detail cerita, pembohong bisa langsung membela diri, marah dan sewot, dan balik bertanya, “Kamu ini ngomong apaan, sih?”. Ini bentuk mekanisme bertahan mereka.
-Pembohong sering menyentuh kerah baju mereka. Ini karena ketika orang berbohong, ada sensasi menggelitik di jaringan wajah dan leher yang menimbulkan perasaan tak nyaman di sekitar wajah dan leher.
-Pembohong menyelingi kata-katanya dengan batuk buatan, untuk mengalihkan perhatian pendengarnya.





Istighfar seorang cucu atas penyesalan sang Kakek

7 09 2010

pagi yang biasa pada tanggal entah,di tahun dan hari yang belum saya pikirkan…
sarapan sudah siap diatas meja kayu sebuah rumah tua di salah satu rumah di desa terpencil di Indonesia.. terdengar suara parau seorang kakek tua yang mengalun menderu diantara kicau burung pagi itu

Kakek—– cu…!! (*cucu) sarapan dulu… #sembari menengok keluar jendela

cucu—- iya kek #berlari menuju pintu

sarapan hari ini nasi goreng putih + telor ceplok + susu segar hangat.. hemm lumayan untuk menghangatkan tubuh… maklum udara di desa ini lumayan dingin karena letaknya berada di perbukitan.
di sela-sela sarapan ada sang cucu yang sudah masuk umur 16tahun dan sudah mulai merasakan jatuh cinta bertanya pada sang kakek

cucu—kek kakek pernah merasakan jatuh cinta..??

kakek— ya pernah..!!

cucu– rasanya sama kah dengan yang saya rasa saat ini..?? jantung berdetak kencang saat saya melihat atau saya berada dekat dengan Dia

kakek– ya seperti itu bahkan lebih…

cucu–lebih..??? maksudnya..??

kakek… ya bahkan saat itu kakek mampu meneteskan air mata saat bahagia maupun saat bersedih..selama orang yang kita cintai berada di dekat kita.. bahkan saat kamu merasakan cinta itu.. kamu rela melakukan hal yang sangat-sangat bodoh, tanpa memikirkan akibatnya di kemudian hari.. dan masih banyak lagi rasa yang entah akan kau rasakan…!!

cucu—- ()*&^*%%$$%^#$@

sejenak ruang makan itu hening… mereka hanyut dalam jalan pikiran masing-masing… sampai sang kakek memecahkan keheningan..

kakek–cu tolong ambilkan kakek air minum..!!

sembari beranjak dari tempat duduk sang cucu bertanya

cucu— kek apakah yang kakek ceritakan itu ada lah nenek..??

kakek.. bukan (*dengan suara parau dan mata berkaca)

cucu—astaghfirullah… ya Allah jauhkan aku dari apa yang kakek alami..

hemmm………!!!!!!